Bayangin kalau Yesus dan Buddha memutuskan liburan ke Jepang, lalu tinggal bareng di sebuah apartemen kecil seperti dua pemuda biasa. Kira-kira bakal sekacau apa kehidupan mereka? 😭
Setelah melewati berbagai kesibukan di dunia masing-masing, Yesus dan Buddha akhirnya memutuskan mengambil cuti dan menikmati liburan panjang di dunia manusia.
Bukannya memilih tempat mewah, keduanya justru menyewa apartemen sederhana di Tachikawa, Tokyo, dan menjalani kehidupan sehari-hari layaknya dua sahabat yang sedang merantau.
Namun, meski sama-sama tokoh suci, kepribadian mereka ternyata bertolak belakang. Buddha sangat hemat dan selalu memikirkan pengeluaran, sedangkan Yesus lebih santai, suka berbelanja, dan gampang tergoda berbagai hal menarik.
Mulai dari urusan belanja, makanan, hingga kebiasaan masyarakat Jepang, hal-hal sepele justru sering berubah menjadi kejadian kocak karena cara pandang mereka yang berbeda.
Di tengah kehidupan yang serba sederhana, keduanya berusaha menikmati liburan tanpa menarik perhatian orang-orang di sekitar mereka.
Bisakah dua tokoh suci ini menikmati kehidupan sebagai manusia biasa tanpa menimbulkan kekacauan yang nggak terduga?
CAST
LINK




